Julia Perez (Jupe) kini telah menggunduli rambutnya. Langkah Jupe membuat kepalanya jadi botak membuat kedua rekannya dalam Cecepy, Zaskia Gotik dan Ayu Ting Ting menangis.
"Nangis, semua pada nangis, semua keluarga pada nangis. Gila kok berani banget?. Tapi saya senang karena buat apa hidup bergelimang harta, punya segalanya tapi tidak bermanfaat," ungkap Jupe saat ditemui di kawasan Jakarta Selatan, Sabtu (2/4/2016)
Lebih lanjut, Jupe merasa bahagia menggunduli rambutnya sebagai bentuk dukungan untuk para penderita kanker. Istri Gaston Castano itupun menceritakan banyak penderita kanker yang mengalami depresi hingga botak.
"Salah satunya karena peran, tapi yang pertama mendukung penderita kanker. Bahwa banyak orang malu ketika botak dan juga banyak adik-adik perempuan khususnya, mereka depreasi ketika menghadapi kebotakan. Di Indonesia belum ada yang berani jadi ikon. Nanti juga tumbuh lagi (rambutnya). Botaknya juga nggak sembarangan, tapi buat orang lain," tandasnya.!
Julia Perez dikabarkan usianya tidak lama lagi karena dirinya pernah mengidam kanker Serviks. Banyak isu beredar bahwa Pelantun lagu Belah Duren ini kepalanya botak lantaran dari pengobatan Kemoterapi yang dinjalani di negeri singa.
Bahkan, sampai tersebar kabar hoax itu beredar dari kalangan masyarakat akibat kanker yang dideritanya umur pelantun Aku Rapopo itu usinya tinggal 6 bulan.
Saat di konfirmasi kabar tersebut mantan istri pesepakbola itu langsung terkejut.
"Astaghfirullah aladzim. Semua kembali ke Allah," ungkap Jupe saat ditemui Jakarta Selatan beberapa waktu yang lalu.
Presenter ini pun tidak menjawab kebenaran kabar tersebut. Baginya urusan umur tidak ada yang pernah tahu selain Sang Pencipta.
"Kita kembalikan semua ke Allah, umur semuanya Allah yang menentukan," tuturnya.
Jupe sendiri saat ini menggundul semua rambutnya hingga botak karena ingin sama merasakan penderita kanker yang pernah ia temui di yayasan kanker. Jupe hanya ingin memberikan manfaat kepada orang-orang selama masa hidupnya. Ia juga ingin memberikan support kepada penderita kanker bahwa hidup itu harus dinjalani bukan di sesali, karena menurutnya Tuhan memberikan masalah sesuai dengan porsi masing-masing.

Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.
BalasHapus